Sudah tahukah Anda apa perbedaan pompa air sumur dangkal dan sumur dalam? Apabila belum, ada baiknya Anda baca postingan ini hingga akhir, karena kita akan membahasnya.

Seperti yang kita tahu, ada beragam jenis pompa air di pasaran berdasarkan fungsinya. Beberapa diantaranya ada pompa air sumur dangkal dan sumur dalam, pompa celup, pompa boster, dan pompa submersible.

Namun, ada dua jenis pompa air yang biasa dipakai untuk keperluan air dalam skala rumah tangga, yaitu pompa air sumur dangkal dan sumur dalam.

Kedua jenis pompa ini memilik perbedaan baik dari segi harga, kapasitas, dan spesifikasinya. Dan berikut ini beberapa perbedaan dari keduanya.

Baca juga: Jenis Pompa Air Berdasarkan Kegunaannya

Pompa air sumur dangkal

Gambar pompa air sumur dangkal

Banyak kita jumpai pompa air sumur dangkal yang di jual dipasaran, mulai dari merek ternama seperti: Shimizu, Sanyo, Panasonic, Dap hingga merek yang tidak kita tahu ketika melakukan pembelian.

Jenis pompa air ini memiliki daya hisap tidak lebih dari 15 meter, dan biasanya yang beredar dipasaran maksimun hanya untuk kedalaman 9 meter saja.

Kelebihan pompa air ini dari segi harga relatif murah dan daya listirk yang dibutuhkan cukup rendah. Kekurangannya tentu ada di daya hisapnya yang terlalu rendah dan pemasangan pipa harus benar-benar rapat.

Apabila ada kebocoran pipa seringkali menyebabkan istilahnya masuk angin, di mana pompa air tidak menghisap air melainkan gelembung udara.

Oleh karena itu, untuk penyambungan pipa gunakanlah lem khusus untuk pipa PVC yang cukup. Dan apabila penyambungan pipa menggunakan drat, balutlah drat tersebut menggunakan seal tape hingga beberapa lapis.

Hal ini bertujuan agar hasil penyambungan pipa bisa rapat sempurna dan tidak ada kabocoran.

Baca juga: 6 Tips Mudah Memilih Pompa Air Untuk Kebutuhan Rumah Tangga

Pompa air sumur dangkal cocok digunakan untuk apa?

Sesuai dengan kapasitasnya, pompa air ini cocok digunakan untuk kedalaman sumur tidak lebih dari 9 meter. Biasanya ini digunakan oleh masyarakat di pedesaan yang umumnya daerah tersebut masih banyak sumber air.

Walau demikian, sebagian orang memanfaatnya sebagai pompa booster atau pendorong. Dengan tujuan agar tekanan air yang mengalir pada pipa instalasi air di rumah bisa lebih kencang.

Terlebih pada rumah tersebut memakai piranti elektronik yang membutuhkan pasokan air yang stabil, seperti mesin cuci dan water heater.

Pompa air sumur dalam

Gambar pompa air jet sumur dalam

Pompa air sumur dalam mempunyai daya hisap lebih dari 20 meter. Apabila ingin menggunakan pompa jenis ini ada dua pilihan, yaitu pompa air jet (jet pump) dan pompa air submersible.

Pompa air jet (jet pump) sendiri terdapat dua tipe, yaitu tipe jet pump dan semi jet pump. Perbedaan dari keduanya yaitu adanya tabung yang berfungsi untuk menguatkan daya pancar air.

Untuk jenis tabung sendiri ada yang model tabung atas artinya tabung berada di atas mesin, dan tabung bawah artinya tabung ada dibawah mesin.

Pompa air jet (jet pump) sudah ada tabung, sedangkan untuk semi jet pump tidak terdapat tabung.

Pemasangan pompa jet hampir sama dengan pompa air sumur dangkal. Perbedaannya terletak pada pipa yang masuk kedalam sumur, di mana ia menggunakan dua pipa dengan diamter 1 ¼” dan 1 “.

Untuk pipa dengan diameter 1 ¼” aliran airnya ke atas, sedangkan pipa dengan diameter 1” aliran airnya ke bawah.

Sampai di sini mungkin ada yang bertanya ‘kenapa aliran airnya ke bawah?’, padahal fungsi dari pompa air untuk menghisap atau mengalirkan air dari dalam sumur ke atas atau permukaan.

Karena aliran air ke bawah tersebut nantinya akan disatukan dengan sistem jet untuk memperkuat aliran air ke atas. Inilah fungsi pipa 1” yang aliran airnya ke bawah tersebut.

Pompa jet membutuhkan daya listrik lebih dari 200 watt tergantung dari kedalaman air yang mampu untuk dipompa.

Baca juga: 7 Rekomendasi Pompa Air Terbaik yang Murah dan Berkualitas

Pompa submersible

Gambar pompa submersible

Pompa submersible memiliki perbedaan cukup banyak dengan pompa air sumur dangkat dan pompa jet. Mulai dari penyambungan pipa yang tidak begitu sulit, karena pipa ini merupakan saluran dorong sehingga apabila ada kebocoran tidak akan terjadi masuk angin, melainkan hanya rembesan air yang keluar dan sebagian besar air didorong ke atas.

Apabila pompa jet dan pompa sumur dangkal mesinnya berada di atas atau permukaan, maka ini beda dengan pompa sumersible yang mesinnya masuk di dalam air.

Sehingga, cara kerjanya pun berbeda, di mana pompa jet dan sumur dangkal menghisap air, sedangkan pompa submersible mendorong air ke permukaan.

Perbedaan lainnya yaitu terletak pada sistem pendiginan mesin atau kumparan. Yang mana untuk pompa jet dan sumur dangkal memakai kipas, sedangkan kalau pompa submersible memakai air yang dihisap.

Oleh karena itu, sangat penting menggunakan sensor untuk mengetahui apakah mesin submersible berada di dalam air atau tidak.

Karena, apabila tidak di dalam air dan dialiri arus listirk, bisa dipastikan kumparannya akan terbakar dalam kurun waktu yang tidak lama.

Hal yang tidak kalah penting yaitu pastikan penyambungan kabel harus benar-benar kedap air (tidak tembus air) karena kabel ini akan masuk ke dalam air.

Untuk membungkus sambungan kabel harus memakai isolasi khusus seperti karet yang dapat melekat kuat dan menyatu seperti isolasi kabel.

Pompa air sumur dalam cocok digunakan untuk apa?

Sesuai dengan kapasitasnya, tentu sangat cocok untuk sumur yang memiliki kedalaman lebih dari 20 meter.

Baik itu untuk skala perumahan, perkantoran, restaurant, yang kebutuhan airnya mengandalkan dari air dari sumur atau sumber, bukan dari PDAM.

Baca juga: Penyebab Pompa Air Mati Total, Simak Cara Mengatasinya Berikut Ini

Perbedaan pompa air sumur dangkal dan sumur dalam

Dengan ulasan yang sudah kami sebutkan di atas, tentu kita sudah bisa menyimpulkan apa perbedaan dari ketiga jenis pompa tersebut.

..dan agar lebih mudah lagi, silahkan lihat tabel dibawah ini.

Tabel perbedaan pompa air sumur dangkal, dalam, dan submersible. Foto dok. Dutaserviceac

Nah, itulah beberapa perbedaan pompa air sumur dangkal dan sumur dalam maupun submersible. Semoga bermanfaat, dan sampai ketemu di artikel selanjutnya.
—-

Apabila ada masalah dengan pompa air di rumah, Anda bisa memesan jasa servis pompa air dari kami. Tim kami sangat kompeten dibidangnya, sehingga Anda tidak perlu kwatir.

Selain itu, kami juga memberi jaminan garansi minimal 30 hari untuk layanan servis dan perbaikan mesin pompa air.

Tunggu apalagi, silahkan hubungi Tim CS kami melalui halaman kontak kami, dan Anda juga bisa konsultasi gratis mengenai permasalahan pompa air.

Share.
Admin

Spesialis Service | Maintenance | Repair | Sales | Trade-in Air Conditioner and Home Appliances.

Leave A Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

× Chat di WhatsApp
Exit mobile version