Beranda HVACR Manfaat Vakum Pada Pemasangan AC, Apa Pengaruhnya?

Manfaat Vakum Pada Pemasangan AC, Apa Pengaruhnya?

3911
2
manfaat vakum pada pemasangan ac

Jika Anda sudah membaca artikel kami tentang alasan kenapa pasang AC sekarang harus di vakum, tentu Anda juga ingin tahu apa manfaat vakum tersebut pada unit AC untuk jangka panjang, bukan ?

Nah, dikesempatan kali ini kami akan coba membahas manfaat vakum pada pemasangan AC, dan apa pengaruhnya jika tidak di vakum. Oleh sebab itu, silakan Anda baca artikel ini sampai selesai, jangan sampai ada yang terlewatkan.

Untuk diketahui, vakum sendiri adalah sebuah proses membersihkan atau mengeluarkan udara dan uap air yang berapa di sistem mesin pendingin, khususnya Air-conditioner. Dimana proses ini bertujuan agar sistem bersih dari debu, udara dan uap air, sehingga diharapkan mesin dapat bekerja dengan maksimal untuk jangka panjang.

Lebih detailnya, berikut beberapa manfaat vakum pada pemasangan AC yang sudah berhasil kami rangkum, silakan simak beberapa poin berikut ini.

Manfaat vakum pada pemasangan AC baru maupun bekas

1. Sistem Air-conditioner bersih dari udara dan uap air

Seperti yang sudah kami katakan di atas, manfaat utama vakum pada pemasangan AC yakni agar sistem bebas dari udara dan uap air. Dimana jika udara dan uap air berapa di dalam sistem, maka akan tercampur dengan oli dan gas refrigeran.

Jika hal ini dibiarkan, maka dapat membuat AC lebih cepat rusak, dingin tidak bisa maksimal, dan beberbagai masalah lainnya.

Terlebih untuk AC yang sudah menggunakan refrigeran R32 / R410a, dimana kedua jenis freon ini menggunakan oli Polyolester ( POE ) yang memiliki tingkat hygroscopic ( menyerap uap air ) 2.500 ppm. Tentunya jika sistem terdapat uap air akan cepat diserap oleh gas freon dan oli tersebut.

Jika dibiarkan, ini akan membuat lebih besar reaksi asam dan oli menjadi seperti jelly atau lumpur. Dampaknya, membuat sistem AC cepat rusak sebelumnya waktunya.

2. AC menjadi lebih awet dan tahan lama

Jika sebelumnya kita sudah melakukan pemasangan AC dengan benar, yakni dengan di vakum tentu ini juga akan membuat AC lebih awet dan tahan lama. Hal ini tentu juga harus dibarengi dengan perawatan yang rutin, yakni melakukan service atau cleaning setiap 2 – 3 bulan sekali.

Baca Juga: Mengapa AC Harus Di Service Padahal Masih Dingin

3. Garansi tetap berlaku dan bisa di klaim

Seperti yang kita ketahui, garansi pada unit Air-conditioner akan berlaku jika kita melakukan pemasangannya sesuai dengan standar operasional prosesur ( SOP ) dari pabrik atau brand AC tersebut.

Sedangkan SOP pemasangan AC wajib di vakum, jika ini tidak dilakukan tentu garansi jadi tidak berlaku dan tidak bisa di klaim. Oleh sebab itu, jika Anda menggunakan Teknisi diluar paket pembelian AC, pilihlah Teknisi yang bekerja sesuai dengan SOP, yakni melakukan vakum saat pemasangan AC.

Tanyakan terlebih dahulu, apakah membawa mesin vakum atau tidak sebelum Anda memesan jasa mereka. Jika tidak, ada baiknya Anda mencari Teknisi atau penyedia jasa lain.

..atau, jika Anda tinggal di Jakarta Selatan Anda bisa menggunakan jasa pemasangan AC dari tim kami, yang telah nyata dan bekerja sesuai dengan standar operasional prosedur pemasangan AC.

4. Membuat Air-conditioner lebih dingin secara maksimal

Jika ditanya apakah pemasangan AC dengan di vakum dapat membuat AC lebih dingin ? tentu jawabannya iya. Karena, dari beberapa kasus AC yang kurang dingin padahal semua di cek dalam kondisi normal, setelah dilakukan pergantian freon dan dilakukan flushing vakum hingga bersih, AC kembali normal dan dingin.

Hal ini membuktikan bahwa proses vakum pada pemasangan AC sangat penting, dan dapat membuat kinerja AC lebih optimal.

Baca Juga: Cara Mengatur Remote AC Agar Bisa Dingin Secara Maksimal

Nah, itulah beberapa manfaat atau keuntungan vakum pada pemasangan AC, sekarang apa pengaruhnya jika tidak di vakum ? Berikut beberapa masalah yang sering terjadi akibat AC yang tidak melalui proses vakum saat pemasangannya.

Pengaruh atau efek jika AC tidak di vakum

  • AC cepat rusak sebelum waktunya
  • Air-conditioner tidak bisa dingin maksimal, padahal semua komponen normal
  • Oli menjadi seperti jelly atau lumpur, akibat tercampur dengan udara dan uap air
  • Garansi unit manjadi tidak berlaku
  • Evaporator dan kondensor lebih cepat bocor, karena gas refrigerant terkandung zat asam
  • Unit AC jadi sering bermasalah

Itulah beberapa efek buruk akibat AC yang tidak di vakum, masih mau mengabaikan masalah vakum ini ? Tentunya semua keputusan ada ditangan Anda sendiri, silakan abaikan jika AC Anda mau menerima resikonya.

Kalau saran kami lebih baik di vakum, selain ini sudah menjadi SOP pemasangan AC juga manfaatnya begitu besar untuk unit AC tersebut dalam jangka panjang. Semoga Anda semua yang membaca artikel manfaat vakum pada pemasangan AC ini, bisa tercerahkan dan lebih banyak Teknisi yang menyadari akan pentingnya vakum ini.

Pendapat Anda bagaimana ? Silakan tinggalkan komentar dibawah, beda pendapat tidak masalah, asal tetap jaga persaudaraan.

2 KOMENTAR

  1. Ac sy pemasangan baru rasanya blm divacum, apakah skrg juga hrs divacum? (Sanken freon R410)

    • Kalau belum di vakuum, dan setelah terinstal baru mau di vakum, berarti harus buang freon ( recovery ) karena sudah tercampur dengan udara dan uap air mas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.