Beranda Panduan Tips Memilih dan Menggunakan AC Agar Hemat Listrik

Tips Memilih dan Menggunakan AC Agar Hemat Listrik

1375
0
memilih dan menggunakan AC agar hemat listrik

Air conditioner (AC) semakin banyak dipilih oleh masyarakat Indonesia untuk mendinginkan suhu udara di ruangan. Entah itu di kantor ataupun di rumah, khususnya di kamar. Pengingat cuaca di Indonesia yang lumayan panas dan bikin gerah.

Sayangnya, tidak seperti kipas angin yang cenderung hemat listrik, energi yang digunakan untuk menjalankan AC lumayan tinggi. Sehingga, tidak mengherankan apabila tagihan listrik bulanan mudah membengkak.

Agar tetap bisa menikmati kenyamanan dengan menggunakan AC di rumah tanpa khawatir mengeluarkan banyak uang untuk membayar tagihan listrik, berikut beberapa tips memilih dan menggunakan AC agar lebih hemat.

Baca Juga: Ingin Membeli AC, Pertimbangkan 7 Hal Ini Agar Tidak Salah Pilih

Tips memilih dan membeli AC hemat listrik

Di pasaran ada beberapa model dan tipe AC yang harus dipilih secara cermat agar kita bisa memperoleh produk yang hemat energi sekaligus awet.

Sebelum Anda menjatuhkan pilihan pada salah satu jenis atau merk air conditioner, cobalah untuk mempertimbangkan beberapa faktor berikut ini.

  • Ukur luas ruangan. Pastikan Anda mengukur dengan tepat luas ruangan untuk menyesuaikan dengan kapasitas air conditioner yang paling tepat. Jika memungkinkan, hindari membeli air conditioner dengan kapasitas lebih rendah dari yang dibutuhkan berdasarkan hasil penghitungan Anda. Karena apabila ruangan yang harus didinginkan terlalu luas, maka AC akan bekerja lebih keras dan hidup lebih sering.
  • Sesuaikan pilihan AC dengan tipe ruangan. Jika ruangan yang akan dipasangkan AC merupakan ruangan terbuka seperti sebuah lobi atau kantor hingga ruang tunggu yang cukup luas, memilih AC cassette akan lebih tepat. AC portable disarankan untuk ruangan sempit seperti kamar kos dan sejenisnya. Untuk kamar tidur atau ruang tamu rumah (ukuran kecil), memilih AC dinding (wall mounted) dengan teknologi inverter atau model low watt adalah pilihan bijak.
  • Jumlah penghuni. Selain mengukur luas ruangan kita juga perlu mempertimbangkan jumlah penghuni ruangan sebelum memutuskan untuk membeli air conditioner. Ruangan yang cocok dipasangkan AC 1 PK mungkin saja membutuhkan kapasitas 1,5 PK apabila jumlah orang yang akan menggunakan ruangan tersebut lebih banyak. Misalnya lebih dari 4 orang, maka Anda perlu mempertimbangkan kapasitas AC yang lebih besar untuk mengantisipasi sumber panas (tubuh) setiap individu.
  • Jangan hanya murah, tapi cobalah mencari yang berkualitas. Merk AC yang bagus biasanya adalah merek yang terkenal dan populer. Berikut adalah beberapa contoh AC yang terkenal handal:
  • Daikin
  • Gree
  • Samsung
  • LG
  • Panasonic, hingga merk
  • Sharp
  • Beli AC yang menggunakan teknologi inverter atau low watt. Tujuan utama diciptakannya teknologi inverter pada berbagai perangkat elektronik. Mulai dari AC, kulkas, hingga mesin cuci, adalah untuk membantu menghemat listrik hingga 70% atau lebih. Apabila digunakan dengan benar, baik AC low watt maupun AC inverter, kedua-duanya bisa membantu menghemat lebih banyak energi.

Baca Juga: Tips Cara Membeli Dan Memilih AC Second

Tips menggunakan AC agar hemat listrik

Setelah Anda menentukan pilihan pada AC yang Anda anggap paling sesuai dengan kebutuhan serta bisa memenuhi kriteria yang Anda inginkan. Selanjutnya, Anda juga perlu mengetahui beberapa cara menggunakan AC agar tidak boros listrik. Seperti misalnya,

1. Pastikan ruangan tertutup rapat

Celah-celah ventilasi harus ditutup agar udara dingin yang terdapat di dalam ruangan tidak merembes keluar. Apabila terdapat celah, meskipun kecil akan membuat udara udara panas dari luar masuk atau sebaliknya.

Kondisi tersebut akan membuat ac bekerja lebih keras atau hidup lebih sering. Sehingga, tidak mengherankan apabila unit akan menghabiskan energi listrik yang lebih banyak.

2. Hindari menempatkan AC di tempat yang berpotensi terkena sinar matahari langsung

Menempatkan unit outdoor yang membuatnya berpotensi terkena sinar matahari langsung dapat menyebabkan AC bekerja lebih keras. Karena, suhu akan lebih panas akibat sengatan sinar matahari.

Begitu juga unit indoor, sebisa mungkin hindari memasang AC di tembok yang terkena sinar matahari langsung, baik dari timur maupun barat. Karena, berpotensi mengakibatkan efek yang sama, seperti unit outdoor yang telah dibahas pada paragraf di atas.

Baca Juga: Rekomendasi AC Tipe Standard dari Berbagai Merk

3. Setting AC dengan suhu setinggi mungkin

Jika Anda sudah merasa cukup nyaman atau cukup sejuk dengan setting-an 24°C, maka pertahankan setting-an tersebut. Jangan gunakan suhu yang lebih rendah semisal 20°C atau 18°C bila Anda sudah merasa suhu 24° sudah bisa menghilangkan rasa gerah dan memberikan perasaan nyaman.

4. Memaksimalkan fitur yang tersedia

Beberapa AC sudah dilengkapi dengan fitur yang akan memudahkan kita saat menggunakan elektronik rumah tangga ini. Misalnya, fitur Automatic Temp Control pada AC Samsung yang memungkinkan unit secara otomatis menyesuaikan suhu yang dibutuhkan tanpa harus repot-repot menyeting suhu dari remote.

Fitur lainnya adalah Sleep Mode yang dapat diaktifkan di malam hari ketika Anda beranjak tidur misalnya. Fitur ini, selain akan memberikan suara yang lebih senyap, juga akan menaikkan suhu secara otomatis sesuai kondisi lingkungan untuk meningkatkan efisiensi.

5. Turunkan atau naikkan suhu secara bertahap

Alih-alih menaikkan atau menurunkan suhu secara drastis. Misalnya, dari 24° turun ke 18°, akan lebih baik jika Anda menurunkannya secara perlahan ke 23° dan diamkan beberapa saat. Jika Anda merasa AC masih kurang dingin, Anda bisa menurunkan lagi suhunya ke 22° dan diamkan selama beberapa menit. Begitu seterusnya hingga Anda menemukan setting-an yang sesuai dengan kebutuhan.

Cara ini terbukti bisa membantu menghemat penggunaan listrik. Karena apabila setting-an suhu diturunkan secara drastis, hal tersebut akan memaksa AC bekerja lebih keras secara tiba-tiba dan akan menggunakan energi listrik yang lebih besar.

Baca Juga: Tips Ahli agar AC Rumah Awet dan Tahan Lama

Itulah beberapa tips memilih dan menggunakan AC agar hemat listrik. Selain beberapa tips di atas, Anda juga bisa mempertimbangkan penggunaan timer dan mematikan AC pada saat keluar rumah atau ketika meninggalkan ruangan dalam jangka waktu yang cukup lama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.