Kelebihan dan Kekurangan Tankless Water Heater

tankless water heater
Tankless Water Heater ( Gettyimages.com )

Ketika cuaca dingin, mandi air hangat akan memberikan sebuah kesenangan tersendiri. Tapi tahukah Anda bahwa mandi air hangat ternyata memiliki banyak manfaat selain kesenangan belaka.

Menurut ahli dermatologi, mandi air hangat di musim dingin bisa membantu menjaga kelembaban kulit dan memberikan berbagai manfaat lain termasuk, meredakan rasa sakit akibat osteoarthritis, bermanfaat untuk menjaga kesehatan mental, serta bisa membantu menyembuhkan sakit dan kram otot.

Untuk dapat menikmati air hangat, salah satu caranya adalah dengan memasang water heater (pemanas air) di rumah. Pemanas air sendiri memiliki banyak macam dan jenis yang menggunakan tangki, portable water heater, pemanas air tenaga surya (solar water heater), gas water heater, heat pump water heater, boiler water heater, hingga tankless water heater.

Baca juga: Perhatikan Beberapa Hal Ini Sebelum Membeli Water Heater

Berbicara mengenai pemanas air tanpa tangki (tankless), ini adalah salah satu pilihan pemanas air hemat energi yang bisa Anda beli jika listrik di rumah Anda cukup besar. Disebutkan bahwa energi yang digunakan pemanas air model ini bisa lebih hemat antara 30% sampai 50% dibandingkan dengan pemanas air yang menggunakan tangki.

Untuk mengetahui lebih jauh apa saja kelebihan dan kekurangan stainless water heater, Anda bisa membaca ulasan singkat di bawah ini.

Kelebihan dan Kekurangan Pemanas Air Tanpa Tangki ( Tankless Water Heater )

1. Bisa memasok air panas secara terus-menerus

Bagi Anda ada yang memiliki jumlah anggota keluarga lebih dari 3 orang, dan setiap anggota keluarga gemar mandi air hangat, maka pilihan ini akan sangat cocok. Mengingat, pemanas air ini bisa memberikan pasokan air panas dalam jumlah yang tak terbatas, tidak seperti pemanas air dengan tangki yang hanya menyediakan air panas tergantung dari volume tangki yang dibawanya.

2. Tingkat distribusi air panas yang lebih tinggi

Jika pemanas biasa hanya cukup digunakan untuk mandi beberapa kali atau oleh beberapa orang saja, tidak halnya dengan pemanas air tanpa tangki. Dengan pasokan air yang tak terbatas, ini memungkinkan distribusi air bisa digunakan tidak hanya untuk mandi.

Baca juga: Mengenal Jenis-Jenis Pemanas Air Untuk Kamar Mandi

Tapi bisa juga digunakan untuk hal-hal lain seperti, untuk mencuci pakaian, mencuci piring, dan bahkan bisa memasok air hangat atau air panas untuk 3 shower sekaligus yang digunakan secara bersamaan. Karena memang, sistem tankless dirancang untuk mendistribusikan air panas dalam volume yang tinggi.

3. Model pemanas air panas tanpa tangki cenderung lebih awet

Pemanas air dengan tangki umumnya dijual dengan garansi yang berkisar antara 6-10 tahun. Sebaliknya, unit tanpa tangki umumnya akan digaransi antara 10-15 tahun, tidak jarang unit ini bisa bertahan hingga 2 dekade (20 tahun).

Melihat daya tahan atau keawetan pemanas air tersebut, maka ini bisa menjadi salah satu investasi jangka panjang yang sebaiknya tidak Anda lewatkan jika membutuhkan air panas terus-menerus, terutama bagi Anda yang tinggal di daerah dingin atau secara khusus membutuhkan air panas setiap kali mandi.

4. Tankless water heater menyediakan air panas instan sehingga tak perlu menunggu

Pemanas air tradisional yang menggunakan tangki rata-rata akan menghasilkan air panas antara 2-3 menit dan membutuhkan waktu antara 20-30 menit untuk isi ulang.

Sebaliknya, unit pemanas air tanpa tangki yang dapat memberikan air panas secara instan akan menghemat lebih banyak waktu sehingga Anda bisa masuk dan keluar kamar mandi lebih cepat. Cara kerjanya yang lebih efisien ini akan membuat kegiatan mandi di pagi hari bagi seluruh anggota keluarga jadi lebih menyenangkan.

Baca juga: Tips Memilih Water Heater Terbaik yang Sesuai dengan Budget

5. Lebih hemat listrik sekalipun membutuhkan daya yang lebih besar

Pemanas air tanpa tangki memang membutuhkan daya yang sangat besar untuk menghasilkan panas yang dibutuhkan secara instan. Akan tetapi, apabila dihitung-hitung dan dibandingkan dengan pemanas air tradisional yang menggunakan tangki, ternyata pemanas air tanpa tangki bisa membantu menghemat listrik antara 30% s/d 50% setiap tahunnya.

Hal tersebut bisa terjadi karena pada alat pemanas tradisional selalu memanaskan cadangan air di dalam tengki agar siap apabila dibutuhkan. Jadi, apabila air di tengki dingin, segera pemanas akan hidup secara otomatis sekalipun air tidak digunakan. Sebaliknya, pemanas air tanpa tangki hanya akan menggunakan energi listrik ketika dibutuhkan saja.

6. Pasokan air lebih bersih

Sekalipun tangki pemanas air saat ini sudah banyak yang dibekali dengan anti-karat hingga anti-lumut atau anti-bakteri, namun pemakaian terus menerus akan menyebabkan tangki tersebut lambat laun bisa tua dan berkarat sehingga membuat air jadi terkontaminasi.

Baca juga: 7 Rekomendasi Water Heater Listrik Terbaik 2019

7. Lebih hemat tempat/ruang

Selain instalasinya yang lebih sederhana dan lebih mudah, stainless water heater juga hemat tempat. Karena ukurannya hanya seperlima dari unit sebuah pemanas air tradisional yang menggunakan tangki.

8. Harganya relatif murah

Harga pemanas air elektrik instant relatif murah jika dibandingkan dengan model konvensional, karena ukurannya yang lebih kecil dan bentuknya yang lebih simpel. Tidak sedikit merk pemanas air terkenal yang menjual produk ini dengan harga di bawah Rp 1 juta.

Kekurangan Pemanas Air Tanpa Tangki

1. Membutuhkan daya listrik yang besar

Umumnya, sebuah pemanas air tanpa tangki membutuhkan daya atau power sebesar 3000 watt atau lebih dengan voltase sekitar 220V/50Hz. Besarnya daya yang dibutuhkan adalah salah satu kelemahan dari pemanas air model ini.

2. Membutuhkan waktu lebih lama untuk menghasilkan air panas

Tidak seperti model tangki yang selalu menyediakan backup (cadangan) air panas sehingga dapat digunakan setiap saat, model tanpa tangki membutuhkan waktu sedikit lebih lama untuk mempersiapkan air panas pada saat pertama kali digunakan.

3. Temperatur air kadang tidak konsisten

Sekalipun hal tersebut sangat bergantung pada beberapa aspek, namun tidak sedikit pemanas air tanpa tangki yang temperaturnya cenderung tidak konsisten. Untuk mengatasinya, Anda harus membeli sebuah pemanas air yang menawarkan jumlah GPM (Galon Per Menit) yang tinggi.

Baca juga: Jasa Service Solarhart Jakarta Selatan

4. Sulit mendapatkan air dengan temperatur yang hangat (suam-suam kuku)

Kelemahan lainnya dari pemanas air tanpa tangki adalah, produk ini seringkali kesulitan memberikan air hangat suam-suam kuku.

5. Air panas tidak tersedia apabila listrik padam

Karena tidak menyediakan cadangan air panas, maka sudah pasti setiap tidak ada listrik, pemanas air ini pun tidak dapat digunakan. Bagi Anda yang tinggal di daerah-daerah yang sering mengalami pemadaman listrik, menggunakan pemanas air model ini sangat tidak dianjurkan.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.