Masalah Umum Pada Pompa Air dan Cara Mengatasinya

masalah umum pada pompa air

Bagi pengguna air sumur dan sebagian pengguna air PDAM, pompa air memiliki peranan yang sangat penting dalam aktivitas sehari-hari. Terutama untuk memudahkan proses MCK hingga memasak.

Tak mengherankan apabila banyak orang berusaha untuk membeli pompa air terbaik dan berkualitas agar kegiatan di rumah tangga tidak terganggu.

Namun, sebaik apapun peralatan elektronik tetap saja memiliki kelemahan tertentu yang kadang-kadang tidak kita ketahui, terutama bagi pengguna baru dan mereka mereka yang awam dengan pompa air.

Baca juga: 6 Tips Mudah Memilih Pompa Air Untuk Kebutuhan Rumah Tangga

Dari sekian banyak masalah yang sering terjadi pada pompa air merk Shimizu, Sanyo, Panasonic, dan merk-merk lainnya, berikut adalah masalah yang paling umum ditemukan dan cara mengatasinya.

..dan berikut ini beberapa masalah umum serta cara mengatasi masalah pada pompa air (water pump) yang paling sering terjadi.

Air tidak mengalir padahal pompa menyala

Tidak hanya sering dialami oleh mereka yang baru memasang pompa, masalah ini juga kerap dialami oleh pemilik pompa lama. Mesin pompa air yang hidup dan berbunyi tapi tidak mengeluarkan air biasanya disebabkan karena:

  • Tidak ada sumber air. Di musim kemarau, biasanya sumur konvensional maupun sumur bor bisa saja mengalami kekeringan sehingga tidak ada air yang naik ketika pompa dihidupkan. Untuk masalah ini, kita bisa mengetahuinya dengan mendengarkan suara pada pompa air. Pompa air yang terdengar normal, tidak lambat, tidak berdengung, dan dinamonya berputar, menandakan bahwa tidak tersedia air yang akan disedot dengan menggunakan water pump.
  • Sumur terlalu dalam. Setiap pompa memiliki spesifikasi tertentu yang memungkinkannya untuk menyedot air pada kedalaman tertentu. Oleh sebab itu, sebelum membeli pompa air. Ada baiknya Anda mempertimbangkan kedalaman sumur kemudian pilihlah pompa air yang spesifikasinya bisa digunakan untuk menyedot air pada kedalaman maksimal. Jika pompa yang Anda gunakan saat ini tidak memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan, Anda bisa segera mengganti dan membeli yang baru yang daya hisapnya lebih dalam.
  • Pipa bocor. Kebocoran bisa saja terjadi pada pipa penyedot di bagian bawah. Kebocoran ini biasanya terjadi pada sambungan pipa yang menyebabkan air sulit untuk bergerak naik.
  • Kerusakan pada klep pompa air. Tusen klep berfungsi untuk menahan air agar tidak kembali ke dalam sumur. Apabila klep rusak, maka air akan kembali ke dalam sumur dan paralon atau pipa pun menjadi kosong. Untuk bisa menaikkan air, biasanya kita harus memancingnya dengan menuangkan air pada mesin.
  • Pompa air atau pipa tersumbat. Apabila sumber air tersedia dan tidak ada kebocoran pada pipa, bisa saja air tidak mengalir disebabkan karena adanya sumbatan.

Suara pompa air berdengung dan tidak ada tekanan

Pompa air yang berdengung dan tidak ada tekanan biasanya disebabkan oleh tiga hal yaitu:

  • Dinamo tidak berputar. Dinamo pompa yang tidak berputar bisa disebabkan karena bareng atau kleker yang sudah kering.
  • Pompa berkerak dan kotor. Penumpukan residu atau kerak serta kotoran pada pompa dapat menyebabkan putaran motor terganggu dan melambat. Hal ini akan memicu bunyi dengung pada mesin.
  • Tegangan listrik yang tidak stabil. Jika tegangan listrik di rumah Anda naik turun, hal tersebut juga disinyalir bisa menyebabkan mesin pompa berdengung.
  • Kerusakan pada kapasitor. Kapasitor adalah kumparan yang berfungsi untuk membantu memutar motor pada pompa. Kapasitor mesin pompa air rusak bisa diganti dan harganya pun sangat murah.

Pompa otomatis tidak mati saat keran ditutup

Beberapa penyebab pompa air hidup terus bahkan setelah semua keran air ditutup diantaranya adalah:

  • Ada kebocoran pada pipa. Kebocoran pada pipa kecil maupun besar dapat menyebabkan pompa tidak segera mati atau hidup sendiri setelah semua keran ditutup. Jika setelah diperiksa ternyata tidak ada kebocoran pada pipa, sebaiknya coba cek pada klep.
  • Kerusakan pada tusen klep. Seperti yang telah disampaikan di atas, tusen klep pada mesin air juga bisa mengalami kerusakan sehingga tekanan air menurun

Mesin pompa air hidup/mati terus-menerus

Pompa air yang terus-menerus hidup mati (ceklak-ceklek) sering terjadi ketika kita tidak membuka keran atau bisa juga terjadi sesaat setelah kita menutup keran. Apa saja penyebabnya?

  • Ada kebocoran pada pipa. Pengaturan tekanan air pada mesin yang tinggi akan menyebabkan mesin mudah hidup sekalipun ada kebocoran kecil.
  • Tabung air pada mesin bocor atau penuh. Tabung pada mesin pompa air sangat mudah mengalami kebocoran apabila sudah lama digunakan. Kebocoran kecil bisa memicu mesin hidup mati sendiri secara terus menerus. Untuk mengatasinya, Anda bisa menambal kebocoran lalu kosongkan air yang ada pada tabung

Pompa air harus dipancing setiap kali dihidupkan

Jika setiap kali menghidupkan pompa air, air tidak mengalir dan terus-menerus minta dipancing, masalah ini bisa diatasi dengan cara:

  • Apabila terdapat kebocoran pada rangkaian pipa hisap. Kebocoran pada pipa hisap yang masuk ke dalam sumur akan menyebabkan pipa tersebut kosong.
  • Kerusakan pada klep. Klep mesin pompa air yang rusak akan menyebabkan pompa air tidak mampu menahan air pada pipa penghisap.

Baca juga: Penyebab Pompa Air Mati Total, Simak Cara Mengatasinya Berikut Ini

Nah, di atas sudah kami sampaikan berbagai masalah umum yang biasa sering terjadi pada mesin pompa air. Jika Anda punya pengalaman yang lain, silahkan tulis di kolom komentar di bawah ya!.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.