Seseorang harus mengetahui fungsi masing-masing komponen kulkas terlebih dulu, apabila ia ingin mempelajari lebih dalam tentang prinsip kerja lemari es.

Hal ini dilakukan agar nantinya kita bisa lebih mudah ketika proses analisa kerusakan, apabila menemukan kulkas yang mengalami masalah.

Pembahasan mengenai komponen kulkas sendiri juga sudah banyak kita temukan di internet, yang ditulis oleh rekan-rekan Teknisi.

Sehingga, di sini kami tidak bermaksud menggurui, akan tetapi kami ingin berbagi pengalaman berdasarkan apa yang kami tahu dan kami pelajari.

Sebenarnya, dari segi komponen tidak ada perbedaan yang signifikan antara kulkas model satu dan dua pintu. Hanya saja memang untuk lemari es dua pintu terdapat komponen tambahan.

Hal ini karena prinsip kerja dari kedua kulkas tersebut berbeda. Di mana kulkas 1 pintu tidak memakai sistem defrost (pencairan bunga es), dan kulkas 2 pintu mengunakan sistem defrost.

Oleh karena itu, lemari es model 2 pintu perlu alat tambahan untuk mendukung sistem defrost tersebut.

Komponen kulkas 1 pintu dan fungsinya

Di bawah ini beberapa bagian yang terdapat pada lemari es 1 pintu yang biasa kita jumpai.

1. Kompresor

Gambar Kompresor Kulkas

Kompresor merupakan komponen utama pada sebuah lemari es. Ia memiliki peranan yang sangat penting. Di mana dengan kompresor inilah proses pendinginan bisa terjadi.

Fungsi utamanya untuk memproses bahan pendingin (refrigeran) dari tekanan rendah menjadi tekanan tinggi.

Dalam kata lain, untuk merubah suhu panas menjadi suhu dingin, guna untuk mendinginkan bagian dalam kulkas.

Di dalam kompresor terdiri dari piston, motor (lilitan tembaga), oli pelumas, bahan pendingin, dan yang lainnya.

Dengan kompresor ini gas refrigeran bisa bersirkulasi, mulai dari mesin kompresor, kondensor, filter, pipa kapiler, evaporator, dan kembali lagi ke kompresor.

Baca juga: 5 Tanda Mesin Kompresor Kulkas Mulai Rusak

2. Overload

Gambar Overload Kulkas

Komponen kulkas 1 pintu selanjutnya ialah Overload, ini merupakan sensor yang dapat mendeteksi suhu panas. Letaknya ada dibagian mesin kompresor.

Terdapat dua model overload yang biasa kita jumpai pada sistem pendingin. Pertama model overload yang penempatannya diluar atau menempel pada bodi kompresor.

Apabila terjadi kerusakan, kita bisa menggantinya dengan overload yang baru. Sedangkan yang kedua yaitu overload model tanam, artinya ia dipasang didalam mesin kompresor.

Sehingga apabila terjadi kerusakan kita tidak bisa menggantinya, namun untuk yang model tanam jarang sekali mengalami kerusakan.

Fungsi utama overload yaitu untuk memutus arus listrik apabila mesin kompresor mengalami panas berlebih.

Prinsip kerjanya, apabila kompresor terlalu panas, katup overload akan terbuka (kompresor mati), dan apabila suhu pada kompresor sudah dingin, katup overload tertutup (kompresor nyala).

Baca juga: Penjelasan dan Fungsi Overload Pada Sistem Lemari Es

3. Filter / dryer

Gambar Filter Kulkas

Ini adalah alat untuk menyaring refrigeran agar kadarnya selalu bersih bebas dari kotoran atau partikel kecil lainnya.

Sirkulasi refrigeran dari kondensor akan melalui filter terlebih dulu untuk disaring, kemudian ketika melewati pipa kapiler sudah dalam kondisi lebih bersih dan bebas dari kotoran.

Filter yang normal, akan terasa panas jika dipegang ketika kulkas sedang beroperasi. Namun apabila sebaliknya, seperti tidak terasa panas saat dipegang, ini menunjukan filter tersebut buntu.

Hal tersebut biasanya disebabkan kondisi filter yang sudah terlalu kotor, sehingga menyebabkan sirkulasi refrigeran mampet.

Baca juga: 7 Tanda Kulkas Buntu dan Perlu Segera di Servis

4. Pipa kapiler

Gambar Pipa Kapiler

Pipa kapiler juga biasa disebut Impedance tube, Restrictor tube atau choke tube. Ini adalah sistem pengontrol pada refrigerasi yang sederhana.

Pipa kapiler terdiri dari saluran pipa yang terbuat dari tembaga, dan memiliki diameter yang sangat kecil.

Diameter pipa kapiler biasanya sekitar 0,26 inch sampai 0,4 inch, tergantung dari besar kecilnya kapasitas mesin pendingin, dalam hal ini lemari es.

Fungsi utamanya untuk mengatur refrigeran cair yang masuk ke evaporator, serta menjaga beda tekanan antara tekanan kondensasi dan tekanan evaporasi agar tetap konstan.

Panjang pipa kapiler menyesuaikan kapasitas kompresi dari kompresor yang digunakan. Sehingga beda kapasitas kompresor, tentu beda pula panjang pipa kapiler yang digunakan.

Untuk kulkas yang sudah berumur lanjut, masalah pada pipa kapiler biasanya karena buntu. Sehingga untuk memperbaikinya perlu pergantian dengan pipa kapiler yang baru.

Namun, kebuntuan pada pipa kapiler sangat jarang ditemukan pada kulkas yang masih dibawah 1 tahun.

5. Evaporator

Gambar Evaporator Kulkas

Ini merupakan alat penguap yang efektif untuk menyerap panas serta menguapkan bahan pendingin. Epavorator terbuat dari bahan logam anti karat, yakni alumunium atau tembaga.

Setalah melewati pipa kapiler, refrigeran cair masuk ke evaporator. Pada kulkas, fungsi evaporator untuk menyerap panas dari benda yang ada di dalam kulkas.

Dalam hal ini tentu bahan makanan atau minuman yang disimpan di dalam kulkas.

Panas dari bahan makanan atau minuman yang diserap oleh evaporator akan menguapkan bahan pendingin yang mengalir didalamnya. Sehingga, bahan makanan dan minuman tersebut yang tadinya panas menjadi dingin.

6. Kondensor

Gambar Kondensor Kulkas

Ini adalah alat penukar kalor, di mana fungsi utamanya untuk membuang panas. Kondensor akan mengubah gas refrigeran pada suhu dan tekanan tinggi menjadi refrigeran berwujud cair.

Kondensor terdiri dari saluran pipa yang umumnya terbuat dari besi atau tembaga. Untuk sistem refrigerasi kulkas berukuran kecil maupun sedang kebanyakan saat ini menggunakan kondensor dengan pendingin udara (air cooled condenser).

Untuk kulkas model lama letak kondensor berada di belakang, namun kulkas keluar terbaru letak kondensor berada di dalam body samping kanan dan kiri.

Sehingga, apabila kita pegang bagian body kanan dan kiri kulkas terasa panas atau hangat.

Baca juga: Penyebab Body Samping Kulkas Nyetrum Ketika dipegang

7. Thermostat

Gambar Thermostat Kulkas

Thermostat adalah alat atau sensor untuk mendeteksi suhu di dalam kulkas. Prinsip kerjanya, apabila suhu dingin di dalam kulkas sudah mencapai pada titik suhu yang kita atur pada thermostat, ia akan memutus arus listrik, sehingga kompresor berhenti bekerja (stundby).

Kemudian, apabila suhu di dalam kulkas sudah mulai naik (panas), themostat akan menyambung kembali, dan mesin kompresor kembali bekerja untuk proses pendinginan.

Kerusakan yang sering terjadi yaitu sensor tidak mampu membaca suhu, sehingga menyebabkan mesin kompresor terus bekerja (tanpa stundby), atau sering mati hidup.

Baca juga: Penjelasan Lengkap dan Fungsi Thermostat pada Kulkas

8. Lampu penerangan

Gambar Lampu Kulkas

Tanpa lampu penerangan, tentu bagian dalam kulkas akan gelap. Terlebih apabila isi di dalam kulkas penuh dengan bahan makan dan minuman.

Tentu ini menyusahkan ketika kita ingin mengambil makanan atau minuman tertentu. Dengan adanya lampu ini, bagian dalam kulkas akan terang dan kita lebih mudah ketika memilih makanan atau minuman yang kita inginkan.

Lampu tersebut berukuran kecil, yakni hanya memerlukan daya sekitar 3/4 watt. Namun, itu sudah cukup untuk menerangi bagian dalam kulkas, baik yang berukuran kecil maupun sedang.

Baca juga: Kenapa Kulkas Tidak Dingin, Padahal Lampu Nyala?

Komponen lemari es 2 pintu dan fungsinya

Kulkas 2 pintu terdiri dari beberapa komponen, yang mana beberapa diantaranya sama halnya seperti pada kulkas 1 pintu. Akan tetapi, ia terdapat komponen tambahan untuk mendukung prinsip kerjanya.

Komponen tambahan tersebut antara lain seperti berikut ini:

1. Thermo defrost

Gambar Thermo Defrost Kulkas

Alat ini memiliki nama lain Thermo-diisk, Defrost Control, Defrost Terminator, Defrost Terminator Switch, Defrost Terminator Thermostat, Defrost Cut-Off, atau juga dinamakan DF Thermo.

Thermo defrost memiliki bentuk seperti silinder dengan diameter 26 mm, dan ada juga yang berbentuk persegi.

Didalamnya terdiri dari kontak listrik dan bimetal yang dapat membuka dan menutup sesuai suhu lingkungan.

Kontak listrik tersebut berfungsi untuk menyambung dan memutus arus agar arus listrik mengalir ke elemen panas (heater).

Alat ini diletakan menempel di evaporator pada bagian yang paling dingin. Sehingga, apabila sudah terlalu banyak bunga es pada evaporator thermo defrost akan mengirim arus listrik ke komponen heater untuk mencairkan bunga es tersebut.

Baca juga: Tips Agar Bunga Es Pada Kulkas 1 Pintu Cepat Mencair

2. Elemen panas (defrost heater)

Gambar Defrost Heater Kaca Kulkas

Defrost heater merupakan elemen panas yang sumber panasnya dihasilkan dari lilitan kawat dengan tahanan listrik tinggi.

Pada kulkas dua pintu biasanya menggunakan dua jenis defrost heater, yaitu pertama heater kaca yang penempatannya diletakan di bawah evaporator.

..kedua yaitu defrost heater evaporator yang penempatannya ditempelkan pada bagian evaporator.

Pada heater kaca dibagian luarnya dibalut kaca yang berfungsi agar body kulkas tidak meleleh ketika alat ini bekerja.

Apabila terjadi kerusakan, biasanya kaca tersebut pecah atau retak. Namun, untuk defrost heater evaporator untuk mengetahui rusak atau tidaknya, harus di ukur nilainya memakai multitester.

Fungsi utama dari defrost heater yaitu untuk mencairkan bunga es, di mana ketika kulkas beroperasi lama kelamaan akan terjadi penumpukan bunga es di bagian evaporator.

Apabila bunga es tersebut sudah terlalu banyak, thermo defrost akan mengirim arus ke defrost heater agar bekerja mencairkan bunga es tersebut.

Baca juga: Fungsi Fuse Heater pada Kulkas 2 Pintu

3. Defrost timer

Gambar Defrost Timer Kulkas

Ini adalah peralatan listrik untuk mengatur waktu kapan pencairan es dimulai dan kapan mesin kompresor akan bekerja pada unit refrigerator (kulkas) model 2 pintu.

Untuk lemari es modern biasanya sudah menggunakan defrost timer model rangkaian yang sudah terintegrasi dengan pewaktu digital.

Namun, untuk kulkas model lama biasanya masih menggunakan defrost timer yang bekerja secara mekanik yang digerakan oleh motor listrik.

Defrost timer dirancang oleh pabrikan untuk mengatur pencairan es di evaporator dalam interval waktu tertentu. Waktu ini sudah ditentukan oleh pembuatnya, sehingga pengguna tidak bisa merubahnya.

Interval waktu ini akan berulang dalam 6 jam, 8 jam, 10 jam, atau 12 jam. Proses ini akan terus berulang selama lemari es terhubung dengan tegangan listrik.

Seperti yang sudah kami katakan di atas, defrost timer ini tidak hanya mengendalikan elemen panas (heater), namun juga mengendalikan mesin kompresor.

Di mana ketika proses pencairan es berlangsung, defrost timer akan menjaga agar kompresor tetap mati, agar proses pencairan es bisa optimal.

Sebaliknya, apabila proses tersebut sudah selesai, defrost timer akan menghidupkan kompresor agar proses pendingin berlangsung. Siklus ini akan terus berulang selama lemari es beroperasi.

Baca juga: Pengertian dan Fungsi Timer pada Kulkas

4. Motor fan

Gambar Motor Fan Kulkas

Ini adalah motor listrik yang salah satu ujung porosnya menonjol ke luar. Pada ujung poros tersebut bisa ditambahi dun kipas untuk membuat sirkulasi udara di dalam kulkas.

Pada kulkas 2 pintu berukuran besar biasanya memakai 2 motor fan, yaitu:

Motor fan evaporator: di mana ini berfungsi untuk membuat sirkulasi udara di dalam kulkas, atau untuk menyebarkan suhu dingin keseluruh bagian dalam kulkas.

Motor fan kondensor: di mana ini berfungsi untuk mendorong udara panas ke luar atau membuang suhu pada kondensor.

Motor yang dipakai umumnya shaded pole motor, 110 dan 220 volt, 50/60 Hz, dengan putaran 2500/3000 ppm, 6-12 watt, 0,2-0,7 Ampere.

Poros putar untuk daun kipas memiliki diamter 1/8 atau 3/6 inch. Motor fan ini ada yang berputar searah jarum jam (CW), atau melawan arah jarum jam (CCW).

Pesan juga: Jasa Service Kulkas dengan Teknisi Profesional di Jakarta Selatan

Selain yang kami sebutkan di atas, tentu bagian kulkas juga terdapat kompartemen seperti beraneka macam rak, guna untuk penempatan makanan atau minuman.

Semoga ulasan komponen kulkas 1 dan 2 pintu ini bisa bermanfaat. Agar bermanfaat juga untuk yang lain, silahkan bagikan tulisan ini di media sosial Anda.

Share.
Admin

Spesialis Service | Maintenance | Repair | Sales | Trade-in Air Conditioner and Home Appliances.

Leave A Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

× Chat di WhatsApp
Exit mobile version