Sebagian masyarakat memilih menggunakan microwave untuk memanaskan makanan dan memanggang roti. Karena ini bisa menghemat waktu dan tenaga ketika menyiapkan makanan sehari-hari.

Namun, agar penggunaan microwave lebih efisiensi dan maksimal, tentu saat memakainya harus dengan cara yang baik atau sesuai dengan ketentuan.

Sebisa mungkin hindari pemakaian microwave yang tidak dianjurkan, agar tidak cepat rusak juga kualitas makanan tetap terjaga.

Baca juga: Berbagai Keuntungan Memasak Menggunakan Microwave

Dikutip dari beberapa sumber, Selasa (14/06/2022), berikut 6 kesalahan penggunaan microwave yang harus dihindari.

1. Menempatkan microwave di tempat yang salah

Sebagian besar desain dapur modern dilengkapi dengan tempat khusus untuk microwave. Entah itu dibalik lemari built-in, atau di bawah meja.

Namun, sebenarnya lokasi yang tepat untuk penempatan microwave adalah tergantung seberapa sering Anda munggunakannya dan seberapa mudah diaksesnya.

Apakah Anda cukup nyaman dengan penempatan microwave di atas meja, atau tersembunyi di dapur di mana Anda hampir tidak menggunakannya dan lupa bahwa itu ada di sana?

Dimana pun tempatnya, namun terpenting beri jarak minimal 10 centimeter hingga 20 centimeter di bagian samping kanan kiri dan atas microwave.

Ini bertujuan agar panas dari microwave ketika digunakan dapat terbuang dengan baik.

Lalu, untuk memastikan tidak ada kebocoran, perhatikan juga pintu microwave dapat tertutup sempurna dengan segel, tanpa ada barang yang menghalanginya.

2. Tidak menutup makanan

Biasanya, sebagian orang tidak menutup wadah makanan ketika memanaskannya di dalam microwave.

Padahal, memberi tutup makanan juga dapat membantu memasak dengan lebih baik karena membantu menahan kelembaban dan meratakan distribusi panas.

3. Tidak membersihkan microwave dengan benar

Percikan makanan yang tertinggal di microwave dapat memperlambat proses memasak selanjutnya.

Selain itu, ini juga bisa menjadi kerak yang cukup susah dihilangkan. Oleh karenanya, segera bersihkan sisa-sisa makanan yang tertinggal menggunakan sabun.

Apabila ada sisa lemak yang membandel, disarankan memasukan irisan lemon ke dalam semangkuk air ke dalam microwave dengan suhu tinggi selama dua menit.

Kemudian bersihkan bagian dalam menggunakan kain mikrofiber. Selain memperlambat proses memasak, sisa makanan yang tertinggal juga dapat menyebabkan microwave cepat rusak.

Baca juga: Cara Merawat Microwave Agar Awet dan Tahan Lama

4. Membeli jenis microwave yang salah

Perkembangan microwave setiap tahun terus meningkat sejak penemuannya pada tahun 1940-an. Saat ini microwave hadir dengan berbagai macam fitur, salah satunya “sensor memasak”, yang secara otomatis mengontrol waktu memasak.

Ini memungkinkan Anda untuk melakukan segalanya mulai dari memanggang ayam utuh hingga memasak popcorn yang sempurna.

Untuk itu, pilihlah microwave yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Baca juga: 5 Rekomendasi Microwave Oven Terbaik dari Berbagai Merk

5. Memasukan kemasan berbahaya ke dalam microwave

Sudah menjadi larangan umum, kemasan plastik (seperti kemasan daging) dan wadah styrofan takeway tidak boleh dimasukan ke dalam microwave. Karena bahan-bahan ini dapat membocorkan kimia dan mencemari makanan.

Selain itu, kemasan berbahan logam, aluminium foil, dan kantong kertas berbahaya, karena bisa menyebabkan kebakaran.

Jangan lupa periksa setiap wadah penyimpanan Anda, apakah aman untuk dimasukan ke dalam microwave (ini biasanya ditunjukan di bagian bawah wadah).

Jika tidak, wadah tersebut bisa meleleh dan melepaskan bahan kimia ke dalam makanan Anda.

Beberapa wadah yang aman untuk microwave hanya cocok untuk pemanasan ulang, bukan untuk memasak atau merebus dari awal.

6. Memakai pengaturan daya yang salah

Mengutip dari laman Kompas.com, pakar dari Choice, Rebecca Ciaramidaro mengatakan, bahwa menggunakan pengaturan daya yang benar untuk makanan yang berbeda akan memberi hasil yang lebih baik.

Dia memperingatkan untuk tidak menggunakan “tombok 30 detik” untuk memanaskan kembali makanan dengan cepat. Karena akan menggunakan pengaturan daya tertinggi dan tidak akan memanaskan semua jenis makanan secara merata.

Sehingga, disarankan menggunakan tingkat daya yang lebih rendah ketika memanaskan makanan. Memang mungkin perlu waktu lebih lama, tapi Anda akan mendapatkan hasil yang lebih baik.

Baca juga: Panduan Membeli Microwave Oven Menurut Ahli Dapur

Itulah 6 kesalahan menggunakan micowave, semoga kita bisa menghindarinya agar makanan tetap sehat dan mircowave juga lebih awet.

Share.
Rudhi Hadhi

Teknisi yang juga suka menulis di Internet. Semoga apa yang saya tulis di website ini bisa bermanfaat.

Leave A Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

× Chat di WhatsApp
Exit mobile version