Tips Ampuh Menghemat Energi saat Menggunakan AC

tips hemat energi saat menggunakan ac

Sebagian orang sering mengeluhkan kondisi cuaca yang terasa sedikit lebih panas di wilayah perkotaan. Sebenarnya apa sih penyebab udara di kota lebih cerah dibandingkan dengan wilayah pedesaan?

Selain karena volume kendaraan bermesin yang lebih besar dan jumlah penduduk yang lebih padat, suhu udara di kota terasa lebih hangat karena pemukiman sangat padat dan minim tumbuhan. Kota yang dipenuhi gedung-gedung tinggi membuat angin tidak leluasa masuk ke rumah-rumah sehingga, suasana jadi terasa lebih gerah.

Baca juga: Mengatasi AC Tidak Dingin Lengkap A Sampai Z

Menggunakan kipas angin untuk mendinginkan suhu udara kadang-kadang bukanlah pilihan terbaik. Pasalnya, udara yang tertiup oleh kipas kadang-kadang bukankah udara yang dingin melainkan, udara panas yang justru dapat memicu tubuh lebih mudah mengalami masuk angin.

Jadi, alih-alih menggunakan kipas angin, udara akan terasa lebih sejuk jika menggunakan AC. Namun sayang, AC membutuhkan energi yang jauh lebih banyak dibandingkan kipas. Nah, agar tetap bisa hemat energi saat menggunakan AC, ada baiknya Anda mencoba menerapkan beberapa tips berikut ini.

Pasang ceiling fan di ruangan ber-AC bisa membantu menghemat lebih banyak energi

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kipas langit-langit (ceiling fan) bisa membantu mengurangi penggunaan energi pada AC. Karena, kipas yang berada di langit-langit bisa mengedarkan udara di dalam ruangan dan mencegah udara panas terjebak di langit-langit.

Dengan adanya kipas di langit-langit, suhu udara yang dingin yang berasal dari AC akan cepat menyebar ke seluruh ruangan.

Kipas yang berada di atas juga akan membuat penghuni ruangan merasa lebih dingin. Sehingga, Anda tak perlu menyetel suhu AC yang terlalu rendah.

Jangan menyeting suhu AC terlalu rendah di malam hari

Pada malam hari, sebenarnya tubuh kita tidak terlalu banyak bergerak, sehingga energi panas yang dihasilkan akan sangat sedikit. Terlebih jika kita sudah tertidur lelap. Tidak menyeting AC dengan suhu terlalu rendah akan membantu Anda menghemat banyak energi. Jika unit AC yang Anda miliki menyediakan sleep mode, jangan lupa untuk mengaktifkannya.

Maksimalkan udara dingin di malam hari

Di malam hari, suhu udara cenderung lebih dingin dibandingkan dengan siang hari. Memanfaatkan suhu dingin yang berasal dari luar ruangan dengan membuka jendela dan pintu rumah akan membantu Anda mengurangi ketergantungan pada AC.

Baca juga: Cara Mengatur Remote AC Agar Bisa Dingin Secara Maksimal

Membuka jendela dan pintu rumah di malam hari juga akan membantu memperlancar sirkulasi udara sehingga, penghuni rumah akan menghirup udara yang lebih segar dan sehat.

Pastikan ruangan tertutup rapat

Celah-celah di sebuah ruangan, sekalipun berukuran kecil bisa mengurangi efektivitas penggunaan AC. Celah-celah seperti ventilasi hingga bagian bawah pintu yang terlalu lebar akan membuat udara dingin di bagian dalam rumah terbuang keluar.

Menutup ventilasi dan menutup celah di bagian bawah pintu akan mencegah udara dingin menyelinap keluar sehingga, AC tidak akan bekerja terlalu keras untuk mendengarkan ruangan.

Unit AC harus rutin di servis

AC setidaknya harus diservis (maksimal) 6 bulan sekali. Mengapa? Selain bisa membuat AC jadi lebih awet, perawatan rutin juga akan membantu AC tetap dingin serta bekerja lebih ringan dan lancar. Pasalnya, apabila jarang dibersihkan, kotoran yang menyumbat filter bisa membuat kinerja AC jadi lebih berat sehingga AC pun membutuhkan lebih banyak energi.

Baca juga: Mengapa AC Harus Di Service Padahal Masih Dingin

Jika Anda tinggal di wilayah-wilayah yang cenderung berdebu, seperti misalnya dekat dengan jalan raya yang ramai dilalui kendaraan, maka menservis AC setiap 3 bulan sekali lebih direkomendasikan. Karena, unit outdoor AC umumnya lebih mudah kotor apabila dekat dari jalan raya.

Perhatikan tata ruang dan penempatan penempatan mebel

Seringkali tanpa sadar kita menempatkan kursi atau lemari dan berbagai jenis mebel lainnya di tempat yang dapat menghalangi udara yang keluar dari AC. Sehingga, alih-alih menyebarkan ke seluruh ruangan, udara dingin yang berasal dari AC bisa saja terjebak di bagian belakang atau bawah sofa.

Mematikan lampu bisa membantu mengurangi panas pada sebuah ruangan

Setiap lampu yang dinyalakan akan menghasilkan panas yang secara konstan akan membuat sebuah ruangan terasa lebih hangat. Agar ruangan tidak bisa tetap terang sekalipun tertutup, Anda harus membuka gorden jendela sehingga cahaya matahari bisa masuk lebih banyak.

Pilihlah PK AC yang tepat untuk sebuah ruangan

Jangan terjebak dengan harga yang murah. AC dengan PK kecil harganya memang lebih terjangkau. Tapi sayang, mendinginkan sebuah ruangan yang cocok dipasangkan AC 1 PK dengan menggunakan AC 1/2 PK akan memaksa AC bekerja lebih keras dan akan menguras energi lebih banyak. Jadi, pastikan Anda selalu membeli AC sesuai kebutuhan.

Baca juga: Tips Menghitung Kapasitas AC Ruangan Paling Jitu

Nah, silahkan di coba beberapa tips hemat energi saat menggunakan AC di atas, dan jika ini bermanfaat jangan lupa share artikel ini kepada teman-teman Anda.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.