Beranda Panduan Cara Menyimpan Daging Ayam di Freezer yang Benar

Cara Menyimpan Daging Ayam di Freezer yang Benar

35
0
cara menyimpan daging ayam di freezer

Sudah tahukah Anda bagaimana cara menyimpan daging ayam di freezer yang benar dan aman?. Jika belum, silakan Anda simak artikel berikut ini hingga selesai.

Untuk diketahui, cara terbaik untuk mengawetkan produk hewani (daging) adalah dengan membekukannya. Pada umumnya, kita membekukan makanan dengan menggunakan freezer yang ada di kulkas atau freezer stand alone (jika tersedia).

Meskipun terdengar mudah dan sederhana, namun Anda juga perlu tahu bagaimana cara menyimpan daging di freezer yang benar agar lebih awet, tidak rusak, tidak membahayakan kesehatan, dan rasa maupun teksturnya bisa terjaga.

Selain daging merah (daging sapi, kerbau, atau daging kambing), daging unggas (ayam) juga bisa dibekukan agar bertahan lebih lama. Berikut adalah panduan cara membekukan daging sapi dan ayam.

Baca Juga: Tips Menyimpan Makanan di Kulkas Agar Awet dan Tidak Bau

Cara Menyimpan Daging di Freezer

Pilihlah daging yang segar dan berkualitas tinggi. Ciri-ciri daging yang baik diantaranya adalah: berbau segar, tidak anyir, tekstur daging padat dan kenyal, warnanya merah segar, dan tidak berair.

Sesampainya di rumah setelah membeli daging di pasar, langsung masukkan daging ke dalam kulkas untuk mencegah pertumbuhan bakteri jika anda tidak langsung mempersiapkannya untuk dibekukan.

Saat dikeluarkan dari kulkas, bersihkan daging dan bekerjalah dengan cepat agar daging tetap dalam keadaan dingin selama persiapan untuk dibekukan.

Ingat! Membekukan daging tidak menyebabkan organisme pembusuk yang ada di dalamnya mati. Pembekuan hanya menonaktifkan bakteri agar tidak tumbuh dan berkembang.

Bakteri pembusuk akan kembali hidup dan berkembang biak apabila daging beku dicairkan. Karena itulah, bakteri pada daging harus dijaga seminimal mungkin dengan cara dibekukan.

Karena alasan tersebut, daging harus diolah secara hati-hati menggunakan tangan maupun peralatan dan di atas permukaan yang bersih.

Setelah memegang daging mentah, segera cuci tangan dengan menggunakan sabun. Begitu juga dengan peralatan yang digunakan untuk mengolah dan memotong daging seperti pisau, parang, atau talenan, dan wadah, semuanya harus dicuci dengan menggunakan air sabun yang panas.

Daging yang akan dibekukan harus dikemas atau dibungkus menggunakan wadah yang tahan uap.

Tempatkan wadah daging di bagian terdingin dari freezer. Sisakan sedikit ruang antara wadah agar udara dingin bisa bersirkulasi dengan baik.

Pertahankan suhu di bawah 0 derajat dan jangan biarkan suhu di dalam freezer naik.

Untuk keamanan dan untuk mempertahankan kualitas daging, proses pencairan sebaiknya dilakukan di dalam kulkas. Atau jika dikeluarkan, sebaiknya biarkan wadah tetap dalam keadaan tertutup untuk menghindari kontaminasi bakteri.

Buang tulang berulang sebanyak yang anda bisa untuk mengurangi penggunaan ruang di dalam freezer.

Untuk mempertahankan cita rasa daging agar tetap enak setelah dibekukan, cobalah untuk mengurangi jumlah lemak atau tempatkan di wadah yang terpisah. Karena lemak dapat menyebabkan daging berbau tengik.

Daging yang diawetkan. Misalnya dengan menggunakan garam, bisa mempercepat bau tengik pada daging. Oleh sebab itu, daging yang diawetkan tidak boleh dimakan apabila sudah melewati 1 bulan.

Daging yang sudah dimasak dan tidak dibumbui atau tidak diberi kaldu serta kuah akan mengering lebih cepat daripada daging segar apabila dimasukkan ke dalam freezer.

Jika anda berencana untuk membekukan daging matang yang berkuah, pastikan daging tersebut dikonsumsi secepat mungkin dan tidak boleh disimpan lebih dari 3 bulan.

Baca Juga: Jenis dan Lama Makanan Boleh Disimpan di Freezer

Cara Menyimpan Ayam di Freezer

Dibandingkan dengan daging sapi, kita (masyarakat Indonesia) lebih sering membeli daging ayam. Ketika harganya sedang murah, kita biasanya tertarik untuk membeli dalam jumlah banyak untuk disimpan sebagai stok makanan.

Bagi Anda yang berencana untuk membekukan daging unggas seperti daging ayam atau bebek di freezer, berikut adalah cara menyimpan yang benar.

Pilihlah daging yang masih segar dan tidak berbau. Pilah daging berdasarkan usianya. Daging ayam muda lebih cocok apabila diolah dengan cara digoreng atau dipanggang. Sedangkan ayam yang sudah agak tua lebih cocok dimasak dengan cara direbus.

Daging ayam bisa dibekukan dalam berbagai bentuk. Baik itu dalam bentuk utuh atau dipotong-potong. Dan bisa juga dibekukan setelah di fillet.

Jeroan ayam sebaiknya ditempatkan di wadah yang terpisah karena masa simpan jeroan umumnya lebih pendek jika dibandingkan dengan daging ayam.

Karena bentuk unggas yang tidak beraturan, menggunakan kantong plastik khusus lebih dianjurkan daripada menggunakan wadah berbentuk kotak jika anda berencana untuk menyimpan daging ayam dalam keadaan utuh. Jika menggunakan kantong plastik, pastikan udara di kantong plastik dikeluarkan semua terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam freezer.

Pembungkus daging dari toko tidak diciptakan untuk digunakan/dimasukkan ke dalam freezer dalam jangka panjang.

Pembungkus ayam dari toko biasanya akan merusak daging dalam beberapa minggu. Karena itu, selalu gunakan wadah yang dirancang khusus untuk freezer saat mengemas daging ayam.

Mencairkan daging ayam beku juga sebaiknya dilakukan di dalam kulkas. Caranya, keluarkan daging ayam dari freezer pada malam hari kemudian masukkan ke dalam kulkas. Cara ini lebih aman dan efektif mencegah kontaminasi bakteri.

Jika punya microwave, Anda bisa menggunakan microwave untuk menghangatkan daging agar mencair lebih cepat. Suhu yang tepat untuk mencairkan daging ayam beku menggunakan microwave berkisar antara 40 hingga 60 derajat Celcius.

Baca Juga: Cara Mencairkan Makanan Beku yang Aman dan Benar

Daging ayam utuh maksimal bisa disimpan di dalam freezer selama 12 bulan. Jika sudah dipotong-potong, sebaiknya gunakan daging tersebut sebelum 9 bulan.

Sedangkan untuk jeroan, seperti yang telah disebutkan di atas, sebaiknya jangan disimpan terlalu lama. Jeroan yang dibekukan harus dimasak sebelum 3-4 bulan. Sedangkan daging ayam yang sudah matang dan dibekukan, sebaiknya tidak dibiarkan lebih dari 4 bulan di dalam freezer.

Terakhir, semoga artikel cara menyimpan daging ayam di freezer kali ini bermanfaat. Serta, bisa menambah wawasan kita agar tidak salah lagi dalam memasukan atau menyimpan daging ayam, baik di dalam freezer atau kulkas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.