Beranda Panduan 6 Cara Menghemat Listrik Pompa Air yang Layak dicoba

6 Cara Menghemat Listrik Pompa Air yang Layak dicoba

Cara menghemat listrik pompa air

Cara menghemat listrik pompa air bisa dikatakan sangat sederhana, jika saja kita mengetahui langkah-langkahnya. Hal ini bisa dilakukan untuk meminimalisir pengeluaran bulanan pada tagihan listrik Anda.

Seperti yang kita ketahui, pompa air dan mesin cuci adalah dua alat elektronik yang paling kita butuhkan dan paling sering kita gunakan setiap hari. Dengan adanya pompa air, kegiatan memasak, cuci piring, hingga mandi jadi lebih mudah.

Kita juga bisa memanfaatkannya untuk hal-hal lain, termasuk menyiram halaman serta mencuci karpet. Sedangkan mesin cuci, home appliance yang satu ini juga memiliki peran yang sangat vital dalam kehidupan sehari-hari karena, bisa membantu kita menghemat tenaga dan waktu untuk mencuci pakaian.

Karena kedua alat elektronik rumah tangga tersebut membutuhkan listrik, maka listrik pun otomatis menjadi kebutuhan primer yang tak tergantikan. Jadi, sebenarnya tidak hanya TDL (tarif dasar listrik) yang membuat tagihan bulanan jadi mahal.

…tapi bisa juga disebabkan oleh perilaku kita dalam menggunakan perangkat elektronik, termasuk bagaimana cara kita menggunakan pompa air di rumah.

Baca Juga: Penyebab Pompa Jet Pump Tidak Keluar Air Padahal Mesinnya Nyala

Nah, agar tagihan listrik tidak membengkak, cobalah untuk menerapkan beberapa tips menghemat listrik melalui pompa air dan mesin cuci berikut ini.

1. Atur Pressure Switch pada Mesin Pompa Air Otomatis agar Tidak Terlalu Sering Hidup (Start)/Mati (Stop)

Pompa air yang bekerja dengan menggunakan motor induksi pada umumnya membutuhkan arus listrik sekitar 3-6 kali lipat dibandingkan dengan arus nominal untuk start (hidup).

Biasanya, pompa air akan start dan stop dalam interval waktu yang sangat pendek apabila keran dibuka sedikit, dengan tujuan agar air yang keluar tidak terlalu besar. Meskipun ada untungnya (kita bisa menghemat air), tapi sayangnya cara ini justru akan membuat listrik jadi boros.

Untuk mengatasinya, coba setting pressure switch agar memberikan tekanan yang lebih tinggi sehingga mesin pompa tidak mati sekalipun air yang keluar dari keran hanya sedikit.

Selain boros listrik, interval start-stop mesin yang terlalu pendek juga akan mempersingkat umur mesin pompa air. Karena untuk memulai (start) pompa tidak hanya membutuhkan energi yang besar, tapi juga akan menimbulkan panas yang cukup tinggi.

Apabila mesin mengalami start dan stop dalam interval waktu yang sangat singkat, hal ini akan menyebabkan panas terakumulasi hingga mempengaruhi kumparan kawat di bagian dalam mesin.

2. Memanfaatkan Bak atau Tandon yang Dilengkapi dengan Pelampung untuk Memutus Arus Listrik

Pelampung tandon atau yang dikenal dengan sebutan floating valve sangat bermanfaat untuk mematikan mesin secara otomatis ketika tandon atau bak mandi (tub) sudah penuh.

Ini sangat bermanfaat terutama apabila Anda sering menghidupkan air untuk mengisi bak mandi atau tandon sambil ditinggal melakukan aktivitas lain. Atau apabila Anda sering lupa sedang mengisi tandon atau bak mandi.

Selain bermanfaat untuk menghemat air karena tidak banyak terbuang akibat meluber, pelampung air ini juga sangat bermanfaat untuk membantu menghemat listrik.

3. Beli Pompa Air dengan Kapasitas yang Tepat

Untuk menentukan jenis dan kapasitas pompa air yang tepat untuk digunakan di rumah, terlebih dahulu kita harus mengidentifikasi kedalaman sumur dan dan tinggi (maksimal) tempat (tujuan air) yang akan dipindahkan.

Dengan mengetahui kedalaman sumur kita bisa memilih pompa air dengan daya hisap yang sesuai. Begitu juga dengan tempat atau tujuan kemana air akan dialirkan. Mengetahui semua itu, akan memudahkan kita memilih mesin dengan spesifikasi daya dorong yang tepat.

Hindari membeli pompa yang spesifikasinya kelewat besar dibandingkan dengan yang dibutuhkan.

Contoh, sebuah pompa dengan daya hisap 20 meter tentu membutuhkan tenaga listrik yang lebih besar dibandingkan dengan pompa dengan daya hisap 9 meter.

Jika kebetulan sumur di rumah dalamnya berkisar antara 8 atau 9 meter, alih-alih membeli pompa dengan daya hisap 20 meter akan lebih tepat jika Anda memilih pompa yang menawarkan daya hisap 9 meter.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Pompa Air Terbaik yang Murah dan Berkualitas

4. Cuci Pakaian Apabila Jumlahnya Sudah Mendekati Kapasitas Maksimal Mesin Cuci

Cara menghemat listrik pompa air selanjutnya adalah, cucilah pakaian kotor Anda apabila jumlahnya sudah mendekati kapasitas maksimal.

Kegiatan mencuci pakaian menggunakan mesin cuci seringkali membutuhkan jumlah air yang tidak jauh berbeda saat kita mencuci pakaian dalam jumlah yang sedikit ataupun banyak.

Meskipun, mesin cuci modern saat ini menyediakan pengaturan level air sehingga kita bisa menyesuaikannya. Namun tetap saja, fitur pengaturan level air ini sangat terbatas.

Semakin sering kita mencuci, maka akan semakin sering pompa air hidup dan semakin banyak energi yang akan dipakai. Agar tidak boros, sebaiknya tunggulah sampai pakaian kotor yang akan dicuci mendekati kapasitas maksimal mesin cuci.

5. Jangan Gunakan Detergen Berlebihan

Saat mencuci, cobalah untuk bijak dalam menggunakan detergen. Menggunakan sabun secukupnya tidak hanya membantu menghemat detergen.

…tapi juga bisa membantu mengurangi penggunaan air karena pakaian tidak perlu dibilas berkali-kali. Apalagi jika pakaian yang dicuci hanya kotor karena keringat, bukan bernoda.

Baca Juga: 6 Tips Mudah Memilih Pompa Air Untuk Kebutuhan Rumah Tangga

6. Memanfaatkan Air Bekas/Buangan

Di rumah, ada banyak air bekas yang bisa dimanfaatkan kembali untuk hal-hal yang sifatnya tidak membutuhkan air bersih. Seperti misalnya untuk menyiram halaman atau jalan agar tak terlalu berdebu, untuk membersihkan atau menyikat kamar mandi, dan bahkan tidak sedikit yang menggunakan air untuk menyiram tanaman seperti bunga dan lain sebagainya.

Beberapa contoh air buangan rumah tangga atau air sisa yang masih bisa dimanfaatkan diantaranya adalah: Sisa air wudhu, air bekas mencuci beras, air yang tersisa ketika bak mandi atau tandon akan dibersihkan, hingga air bekas merendam piring atau bekas rendaman cucian.

Nah, itulah 6 tips atau cara menghemat listrik pompa air yang layak Anda coba. Semoga ini bisa bermanfaat dan tentunya tagihan listrik Anda jadi lebih irit dari biasanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.