3 Penyebab Water Heater Tidak Panas yang Sering Terjadi

Beberapa hal umum yang menjadi penyebab water heater tidak panas yaitu karena ada salah satu komponen yang tidak berfungsi dengan baik. Sebenarnya, pada sebuah mesin pemanas air dalam skala rumah tangga hanya memiliki 3 komponen utama. Komponen tersebut antara lain, elemen panas, thermostat, dan juga relay. Dimana komponen tersebut memiliki fungsi masing masing yang juga sama sama vital. Sehingga, jika salah satu diantaranya ada yang rusak tentu menyebabkan water heater tidak panas.

Sebagai pengguna yang awam, tentu Anda akan bingung jika tiba tiba water heater yang Anda miliki tidak panas. Kabar baiknya, di artikel kali ini saya ingin sedikit berbagi pengetahuan mengenai beberpa penyebab water heater tidak panas. Apa sajakah itu, silahkan simak beberapa ulasan yang menjadi pokok pembahasan dalam tulisan ini.

Relay Putus

Hampir semua alat elektronik memakai relay, alat ini fungsinya tidak lain untuk mencegah jika sewaktu waktu terjadi konsleting maka relay ini akan memutus arus listrik. Sehingga hal hal yang tidak diinginkan pun dapat terhindari. Relay pada water heater yang saya maksud yaitu letaknya pada kabel power. Tepatnya di tengah kabel tersebut terdapat kotak dan juga lampu indikasi dan juga semacam tombol. Jika lampu tersebut mati, kemungkinan relay juga mati sehingga mengakibatkan water heater tidak panas.

Thermostat Tidak Berfungsi

Kegunaan thermostat ini untuk mengatur arus listrik yang masuk ke elemen panas. Apabila air yang ada di dalam tabung water heater sudah panas, maka thermostat akan memutus arus listrik. Dan akan mengirim arus ke elemen kembali setelah tingkat kepanasan air mulai menurun. Dalam kata lain, arus listrik yang masuk pada elemen panas harus melalui perantara thermostat. Sehingga, apabila thermostat ini rusak tentu elemen tidak bekerja dan akhirnya water heater menjadi tidak panas.

Selain itu, dengan adanya thermostat tersebut overheat air pada water heater pun data di cegah. Jadi, fungsinya hampir sama dengan thermostat pada kulkas. Kalau pada kulkas untuk mengatur suhu dingin, sedangkan pada water heater untuk mengatur tingkat panasnya air di dalam tabung. ( Baca juga : Fungsi Thermostat Pada Kulkas dan Cara Kerjanya ).

Elemen Panas Putus / Rusak

Untuk water heater listrik yang menempel di dinding sumber utama untuk memanaskan air menggunakan elemen. Sedang untuk water heater yang pemasangannya di atas genteng menggunakan dua sumber panas. yaitu, pada siang hari yang memanfaatkan panas dari sinar matahari. Tentunya jika elemen ini rusak membuat water heater tidak panas. ( Baca juga : Fungsi Elemen Panas pada Water Heater ).

Cara paling mudah memeriksa elemen ini putus atau tidak yaitu bisa dengan langsung memberi arus listrik langsung ke elemen tersebut. Jika panas, berarti masih bagus dan begitu sebaliknya jika tidak ada panas sama sekali bisa dipastikan elemen tersebut putus. Selain itu, kita juga bisa menggunakan multitester dengan posisi range oHm ( Ω ). Apabila pada jarum pada mutitester menunjukan pergerakan, maka elemen tersebut masih bagus, dan begitu juga sebaliknya.

Untuk pemanas air dalam skala rumah tangga, 3 faktor di atas yang sering menjadi penyebab water heater tidak panas. Karena memang seperti yang sudah saya katakan di awal tadi, untuk komponennya hanya ada 3 di atas. Kecuali untuk pemanas air yang sumber panasnya menggunakan gas. Yang mana dia menggunakan aoutomatic dan juga gas elpiji.

Faktor yang menyebab tidak panas tentunya bisa karena outomatic tidak berfungsi, gas elpiji habis, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengecekan langsung untuk lebih tahu pasti masalahnya. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply