Fungsi Masing-Masing Komponen Kulkas 2 dan 1 Pintu

Fungsi Komponen Kulkas – Setiap alat elektronik tentu mempunyai sebuah rangkaian komponen untuk bisa bekerja sebagaimana fungsinya. Mulai dari komponen utama, kelistrikan, dan komponen pendukung. Tak lain halnya dengan mesin pendingin yang sering kita temui di masyarakat.

komponen kulkas

Kulkas misalnya, bagaimana alat tersebut bisa bekerja hingga bisa menyimpan makanan untuk jangka panjang. Tentu ini tak luput dari peran komponen-komponen yang ada di dalamnya. Lalu apa saja komponen yang di gunakan pada kulkas, kemudian bagaimana cara kerja atau fungsi dari komponen-komponen tersebut.

Berikut kami bahas tuntas fungsi komponen kulkas. Hal ini di tujukan agar pembaca bisa lebih memahami alat-alat yang di gunakan oleh kulkas. Sehingga jika suatu saat terjadi kerusakan dengan mesin pendingin tersebut anda tahu masalah dimana, dan cepat mengindetifikasi untuk segera di perbaiki.

Komponen Utama

  • Kompresor

Kompresor merupakan komponen utama untuk semua mesin pendingin. Fungsinya untuk merubah tekanan rendah menjadi tekanan tinggi, sehingga menghasilkan suhu rendah atau dingin. Proses tersebut di lakukan dengan bantukan komponen bahan pendukung seperti refrigerant atau freon. Apabila terjadi kerusakan bisa kita kenali dengan ciri-ciri :

– Suara mesin kompresor berdengung cukup keras.
– Listrik selalu turun bila kita colokan kulkas dengan lisrtik.
– Hilangnya tekanan atau press balik

  • Evaporator atau Kondensator

Evaporator juga termasuk komponen kulkas yang utama. Ini berfungsi untuk menampung suhu dingin yang di ciptakan oleh kerja kompresor, sehingga ruangan dalam kulkas mampu dingin. Selain itu juga sebagai sirkulasi gas freon. letaknya di bagian dalam kulkas. Satu lagi yang sejenis fungsinya yaitu kondensator, namun kalau kondensator untuk menampung panas.

Jika anda melihat pada bagian freezer kulkas ada seperti pipa yang terlilit lempengan besi, itu yang di maksud dengan evaporator. Sedang kondensator, jika anda memegang bagian luar kanan kiri dan bagian belakang terasa panas, itu adalah kondensator.

Kerusakan pada dua alat ini biasanya bocor, nah bocor tersebut biasanya karena dari usia kulkas tersebut sudah lama, bisa juga karena keteledoran dari pengguna sendiri. Misalkan terkena benda tajam saat mengambil es batu di bagian freezer. Oleh sebab itu di larang menggunakan senjata tajam saat membersihkan bunga es. ( baca : cara merawat kulkas yang benar supaya awet )

Komponen Kelistrikan

  • Timer Otomatis

Timer otomatis merupakan alat untuk mengatur arus listrik pada rangkaian kulkas. Untuk kulkas model terbaru biasanya tidak menggunakan timer, namun sudah menggunakan pcb modul sebagai alat kontrol kelistrikan. Dan ini hanya terdapat pada kulkas dua pintu saja, letaknya biasanya bagian luar atas kulkas, dan bagian belakang dekat kompresor. ( baca : pengertian dan fungsi pada kulkas 2 pintu )

  • Fuse

Ada fuse panas dan fuse dingin. Ini merupakan alat otomatis pengatur suhu. Letaknya di menempel pada bagian eveporator. Untuk fuse dingin di letakan pada pipa yang paling dingin, sedangkan fuse panas pada pipa yang tidak terlalu dingin. Atau lebih dekat dengan heater panas.

  • Heater Kaca

Heater kaca adalah sejenis dengan elemen panas. Fungsinya untuk mencairkan bunga es, sehingga tidak akan ada gumpalan es yang berlebih. Alat ini bisa kita temui hanya pada kulkas dua pintu. Oleh sebab itu kenapa kulkas satu pintu sering mengalami pembekuan bunga es yang berlebih, karena memang tidak ada heater tersebut. ( baca : fungsi heater pada kulkas )

  • Thermostat

Thermostat adalah alat pengatur suhu. Jika suhu pada kulkas sudah mencapai yang telah kita tentukan, maka alat ini akan memutus arus listrik pada kompresor. Jika kita melihat knop / swicth putaran kecil untuk mengatur suhu pada kulkas, nah itulah yang di namakan thermostat. ( baca juga : pengertian dan fungsi thermostat )

  • Overload

Overload bisa di bilang kebalikannya daripada thermostat. Alat ini adalah otomatis panas, jika terkena suhu panas yang berlebih, maka alat ini akan memutus. Letaknya menempel pada kompresor, hal ini di fungsikan agar tidak terjadi konsleting jika kompresor mengalami over heating atau panas berlebih. ( baca : fungsi overload pada mesin kulkas )

Bahan Pendukung

  • Minyak pelumas mesin

Karena di dalam kompresor juga terdapat semacam pengerak, maka dia menggunakan pelumas. dan ini menggunakan oli khusus, tidak bisa di ganti dengan oli sembarangan, misalnya oli motor atau mobil.

  • Refrigerant atau freon

Untuk proses kerja kompresor mengubah tekanan rendah menjadi tinggi, dia memakai gas refrigerant atau freon sebagai bahan pendukung. Untuk jenisnya umumnya menggunakan R134, namun ada juga yang memakai jenis freon R22. Tergantung dari jenis kompresor tersebut.

Di atas adalah fungsi komponen kulkas yang sudah saya paparkan semuanya. Semoga dengan kita mengetahui fungsi dari masing-masing alat tersebut bisa menambah pengetahuan kita dalam hal sistem mesin pendingin. Semoga artikel kali ini bermanfaat untuk semua pembaca.

2 Comments

  1. astur

Leave a Reply