Apakah Bisa Indoor dan Outdoor AC Split Beda Merk, Simak Berikut ini!

indoor dan outdoor beda merk

Apakah bisa digunakan jika indoor dan outdoor AC beda merk ? Jawabannya tentu saja sangat bisa, namun dalam praktiknya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar AC tersebut dapat bekerja sesuai dengan yang kita harapkan.

Indoor dan outdoor berbeda merk yang saya maksud misalnya ada sebuah AC merk Panasonic 1 PK dengan kondisi unit outdoor rusak, namun untuk unit indoor masih bagus atau normal. Kemudian unit outdoor tersebut saya ganti dengan merk SHARP, tetapi masih dalam ukuran yang sama yaitu 1 PK.

Hal tersebut tidak masalah dan AC dapat bekerja mendinginkan ruangan dengan maksimal. Perlu kita ingat, tips ini hanya berlaku untuk AC konvensional dan tidak untuk AC yang sudah menggunakan teknologi inverter.

Karena pada kelistrikan AC inventer berbeda dengan AC konvensional pada umumnya, bahkan untuk sesama AC inventer sendiri pun kadang tidak kompatibel.

..Sehingga kita tidak bisa sembarangan mengkanibal AC inverter, kalau pun bisa tentu perlu beberapa perubahan dimana ini harus dilakukan oleh teknisi ahli di bidangnya.

[ Baca : Kelebihan dan Kekurangan AC yang Sudah dilengkapi Teknologi Inverter ]

Lain halnya untuk AC konvensional, yang rata-rata sama semua untuk sistem kelistrikannya, sehingga kita pun bisa dengan mudah mengkanibal indoor dan outdoor AC beda merk sekali pun.

Walaupun begitu, seperti yang sudah saya katakan di awal tadi bahwa ada beberapa hal atau syarat yang perlu diperhatikan dalam menggunakan indoor dan outdoor AC yang berbeda merk.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk mengganti unit indoor maupun outdoor dengan merk yang berbeda antara lain :

#1. Ukuran ( PK ) Harus Sama dengan Merk AC Sebelumnya

Hal pertama yang perlu anda perhatikan untuk mengganti indoor atau outdoor yang berbeda merk adalah ukuran PK AC tersebut. Pastikan PK indoor atau outdoor yang rusak sama dengan ukuran indoor atau outdoor yang masih normal.

Misalnya indoor 0,5 PK dengan outdoor 0,5 PK, indoor 1,5 PK dengan outdoor 1,5 PK dan seterusnya.

Hal ini bertujuan agar nanti dingin yang dihasilkan oleh AC tersebut tetap maksimal, karena volume evaporator indoor sesuai dengan kapasitas mesin kompresor dalam mendinginkan pada suatu ruangan.

#2. Tipe Gas Refrigerant ( FREON ) Harus Sesuai dengan Tipe Freon AC Sebelumnya.

Tidak kalah penting yaitu memperhatikan jenis freon AC yang mau kita pasang. Usahakan kita mengganti unit indoor atau outdoor dengan tipe freon sama dengan AC sebelumnya. Sehingga nantinya baik indoor maupun outdoor yang sudah kita ganti bisa bertahan dalam waktu yang cukup lama.

Misalnya jika indoor atau outdoor AC sebelumnya menggunakan freon R22, maka kita juga harus mengganti indoor atau outdoor tersebut yang sudah menggunakan freon R22, begitu pun untuk tipe jenis freon R32 dan R410a.

[ Baca : Perbedaan Tipe Freon R22, R32, R410a dan R290 Pada AC Split ]

Kalau pun tidak ada pilihan lain, sebenarnya kita bisa saja menggunakan indoor atau outdoor yang berbeda jenis freon nya. Misalnya saja indoor tadinya menggunakan outdoor AC dengan tipe freon R22, lalu kita menggantinya dengan outdoor yang memakai freon R32.

…Namun konsekuensi yang harus kita tanggung yaitu indoor tidak akan bertahan lama, kerusakan yang sering terjadi bocor freon di bagian evaporator indoor.

Kenapa bisa begitu ? karena freon R32 memiliki tekanan yang sangat kuat dibanding dengan freon R22. Sehingga indoor yang tadinya memakai freon R22 tidak kuat menahan tekanan freon R32 tersebut.

#3. Pastikan Daya Listrik yang dibutuhkan AC sesuai Daya Listrik yang Ada di tempat Anda.

Salah satu syarat agar AC dapat bekerja dengan optimal yaitu pastikan daya listrik di tempat anda mampu atau cukup untuk menghidupkan AC tersebut. Sehingga walaupun dalam waktu yang sama anda menggunakannya bersamaan dengan alat elektronik lainnya tidak terjadi listrik turun atau jepret.

[ Baca : Penyebab Listrik Selalu Turun Saat AC dinyalakan ]

Dalam hal ini kita berbicara untuk merencanakan mengganti unit outdoor AC dengan merk yang berbeda, jadi pastikan daya listrik yang dibutuhkan untuk outdoor yang baru sesuai dengan outdoor sebelumnya.

…Karena bisa saja outdoor yang lama sudah mendukung teknologi hemat listrik ( low watt ), namun untuk outdoor yang mau kita pasang belum menggunakan teknologi tersebut.

Namun rata-rata sih sama untuk kebutuhan listrik, asal kita menggantinya masih dalam ukuran PK yang sama, jadi untuk poin ini menurut saya tidak begitu pengaruh. Akan tetapi untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi juga perlu kita perhatikan juga, bukan ?.

Jadi kesimpulannya, jika unit indoor atau outdoor AC kita rusak, kita bisa menggantinya dengan unit second walaupun merk nya berbeda dengan unit sebelumnya. Walaupun begitu, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan juga, yang mana seperti yang sudah dijelaskan pada 3 poin di atas.

Kenapa harus dengan unit indoor atau outdoor yang second ? Karena dari segi biaya lebih murah, selain itu unit AC baru tidak ada yang di jual terpisah misalnya indoor dan outdoor sendiri-sendiri. Sehingga kalau mau yang baru otomatis harus beli AC satu set indoor dan outdoor.

Semoga postingan ulasan tentang indoor dan outdoor AC beda merk di atas bermanfaat, dan sedikit info jika anda membutuhkan unit indoor maupun outdoor second bisa menghubungi tim kami melalui halaman kontak.

Leave a Reply