Penyebab Air Dispenser Tidak Panas dan Cara Memperbaikinya

Masalah dispenser tidak panas kerap kali membuat kita bingung sendiri. Apalagi jika kita menggantungkan air panas dari dispenser untuk kebutuhan setiap hari. Misalnya untuk menyeduh kopi, susu, atau yang lainnya. Sehingga kita pun berusaha mencari solusi bagaimana cara memperbaikinya sendiri. Supaya jika terjadi masalah yang sama di kemudian hari kita juga bisa segera mengatasinya sendiri tanpa harus menunggu atau memanggil teknisi.

Tidak bisa kita pungkiri di zaman yang serba canggih sekarang ini dispenser sudah menjadi peralatan elektronik rumah tangga yang selalu dibutuhkan setiap orang. Khususnya bagi Anda yang ngekost atau tinggal di Apartemen dan tidak memiliki kompor gas, tentu dispenser adalah pilihan yang tepat untuk Anda. Karena, hanya dengan dispenser Anda sudah bisa mendapatkan air panas maupun dingin untuk secara instan.

Namun, biar bagaimana pun dispenser tetaplah alat elektronik yang sewaktu waktu bisa mengalami kerusakan. Seperti contohnya, dipsenser tidak panas atau tidak dingin secara tiba tiba, atau masalah yang lainnya. Pastinya hal tersebut cukup membosankan bukan ?, Apalagi pas di saat itu juga Anda sedang membutuhkan air panas yang cepat saji.

Nah, jika Anda saat ini sedang mengalami masalah tersebut, silahkan baca artikel ini hingga selesai. Karena, di kesempatan kali ini saya ingin menjelaskan penyebab sekaligus menunjukan bagaimana cara memperbaiki dispenser tidak panas tersebut.

Dispenser sendiri ada 2 macam, yaitu dispenser yang bisa menghasilkan air panas dan dingin, dan juga dispenser yang hanya mampu menghasilkan air panas saja. Dalam proses memanaskan air, dispenser memanfaatkan 2 komponen, yaitu Thermofuse atau sering kali disebut Thermodis, dan Elemen Panas. Sehingga, jika air dispenser tidak panas berarti masalahnya hanya terdapat pada 2 komponen tersebut.

Penyebab Air Dispenser Tidak Panas

1. Thermofuse Putus / Rusak

thermofuse dispenser

Kegunaan thermofuse di sini sebagai otomatis pemutus arus listrik yang ke elemen panas, saat air di dalam tabung dispenser sudah panas sesuai ukuran thermofuse tersebut. Ukurannya biasanya ada yang 75ºC hingga 95ºC. Cara kerjanya, apabila tingkat panas air sudah pada titik 75ºC atau 95ºC, maka thermofuse akan memutus arus listrik ke elemen. Kemudian, jika air sudah mulai agak dingin maka thermofuse akan mengirim arus listrik kembali ke eleman guna untuk memanaskan air kembali.

Jadi, dalam kata lain thermofuse adalah otomatis pengatur tingkat kepanasan air pada dispenser. Sehingga dengan begitu, panas air tetap stabil dan tidak mengalami overheat yang mana bisa sampai pada kran dingin pun menjadi panas. Letak thermofuse ini sendiri menempel pada tabung air atau elemen panas, dan arus listrik masuk pertama kali juga ke komponen ini sebelum ke elemen panas.

2. Elemen Panas Putus

Jika thermofuse untuk mengatur tingkat panas air, kalau elemen untuk memanaskan air. Sedangkan untuk ukurannya ada yang 250, 350, 450 Watt. Cara kerjanya juga sama seperti elemen pada umumnya, contoh seperti pada rice cooker dan juga pemanas air ( water heater ).

Tentunya jika elemen ini putus atau rusak air tidak akan bisa panas, karena alat ini adalah satu satunya alat yang mempunyai kegunaan untuk memanaskan air pada dispenser. ( Baca juga : Fungsi Elemen Panas Pada Water Heater )

elemen panas dispenser

Elemen panas pada disepenser ini ada 2 macam, yaitu ada terpisah dengan tabung berbentuk lingkaran, dan ada juga yang jadi satu dengan tabung air panas tersebut. Dari kedua elemen tersebut untuk prinsip kerjanya sama semua, begitu juga cara memeriksanya.

Untuk penyebab kenapa elemen atau thermofuse tersebut bisa rusak biasanya disebabkan oleh tegangan listrik yang tidak stabil. Dan yang paling sering disebabkan oleh usia dari kedua alat tersebut sudah terlalu lama. Ya, seperti yang telah kita ketahui bersama yang namanya peralatan elektronik tidak bisa kita tebak kapan akan rusak. Oleh sebab itu, untuk mengantisipasi hal tersebut kita diwajibkan untuk rutin merawatnya dengan baik. ( Baca juga : Cara Merawat Kulkas Agar Awet Tahan Lama )

Sekarang kita sudah tahu apa yang menyebabkan dispenser tidak panas, lalu bagaimana cara memperbaiki atau memeriksa jika hal tersebut telah terjadi ?. Caranya tentu saja kita harus mengganti salah satu alat tersebut jika memang benar rusak. Dan untuk memastikan apakah rusak benaran atau tidak, kita bisa memakai cara berikut ini.

Cara Memperbaiki / Memeriksa Air Dispenser yang Tidak Panas

1. Pertama siapkan terlebih dahulu peralatan yang dibutuhkan, seperti obeng, mulititester, dan juga tespen.

2. Silahkan Anda lepas baut pengikat tutup dispenser di bagian belakang untuk memeriksa thermofuse dan elemen.

3. Kalau sudah, silahkan Anda lepas socket yang ada pada thermofuse tersebut. Kemudian, silahkan Anda test menggunakan multitester dengan memposisikannya pada range oHm ( Ω ).

Seperti biasanya, jika ada hubungan saat Anda tester itu artinya thermosfuse tersebut masih bagus. Begitu juga kebalikannya, apabila tidak menunjukan adanya hubungan sama sekali berarti thermofuse tersebut sudah putus.

..Solusinya, silahkan Anda ganti dengan ukuran yang sama. Sedangkan untuk memeriksa elemen panas, caranya juga sama seperti memeriksa thermosfuse itu tadi. Tetap menggunakan multitester, dan keterangannya pun juga sama.

Itu tadi kalau air dispenser tidak panas, lalu bagaimana kalau ternyata kran air dingin disepenser pun juga ikut panas ?. Hal tersebut disebabkan karena thermofuse tidak bisa putus saat air panas sudah mencapai suhu yang ada pada thermofuse. Sehingga mengakibatkan yang namanya overheating. Untuk mengatasinya cukup mudah, yaitu silahkan Anda ganti thermofuse tersebut dengan yang baru. Karena sudah bisa dipastikan bahwa yang rusak adalah pada bagian thermofuse tersebut.

Sekian dari saya, semoga tulisan yang menjelaskan penyebab dan cara mempebaiki air dispenser tidak panas kali bermanfaat, dan bisa membantu pembaca sekalian. Terima kasih

Leave a Reply